Cara Berternak Babi

Pokok-Pokok Beternak

1. Yang perlu diperhatikan terhadap anak babi dan babi kecil antara lain:

a) Terhadap anak babi yang berumur 2 minggu pemberian makanan khusus

b) Terhadap babi umur 4 minggu melakukan kastrasi

c) Babi umur 6 minggu diadakan vaksinasi



d) Babi umur 4-8 minggu penyapihan

e) Babi umur 10 minggu pencegahan atau pemberantasan terhadap penyakit cacing

f) Babi sangat sensitif terhadap perubahan suhu yang mendadak

g) Bentuk kandang ikut menentukan efisiensi tenaga, biaya dan produksi

h) Babi sensitif terhadap penyakit-penyakit parasit seperti cacing, kudis

i) Pengawasan terhadap gejala babi birahi menentukan sukses tidaknya perkawinan.

1. Beberapa catatan penting:

a) Berat anak babi waktu lahir 1-1,5 kg

b) Jumlah anak babi sekali melahirkan 7-14 ekor

c) Pertambahan berat badan 450-500 gram/hari

d) Berat penyapihan rata-rata 10-14 kg

e) Umur untuk dikawinkan pertama kali bagi betina 10-12 bulan, pejantan minimal 8 bulan

f) Siklus birahi betina rata-rata 21 hari

g) Lama birahi 2-3 hari, perkawinan dilakukan pada hari kedua saat babi itu birahi.

h) Lama kebuntingan kira-kira 114 hari (3 bulan 3 minggu 3 hari)

i) Induk umumnya melahirkan 2 x setahun

j) Sebaiknya babi dijual setelah umur 8-9 bulan dengan berat hidup 80-100 kg

III. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh peternak:

a) Berat pada waktu lahir, disapih

b) Tanggal kelahiran, perkawinan, penyapihan

c) Banyaknya makanan yang dihabiskan

d) Kondisi dan penyakit yang timbul

e) Bangsa babi

f) Jumlah anak yang dilahirkan

g) Kelamin/sex anak yang dilahirkan

h) Berat badan waktu dijual

i) Pertambahan berat badan perhari

j) Silsilah induk dan ayah

k) Selain diambil dagingnya, seperti halnya dengan kotoran ternak lain, kotoran babi juga dapat digunakan sebagai pupuk setelah kering dan disimpan beberapa saat.


Komentar

Postingan Populer